Senin, 19 Februari 2018

Untuk Mempertahankan Gelar Juara

Semusim berselang ditanggal lima belas (15) bulan juli tahun dua ribu enam belas (2016) berikutnya, penguasa sekaligus juara bertahan serie a italia juventus mengkonfirmasikan kabar berita bola yang mengatakan bahwa klub yang berbasis di kota turin tersebut telah menandatangani jasa seorang medhi benatia sebagai seorang pemain pinjaman selama semusim lamanya. Saat itu, punggawa tim nasional maroko yang mengenakan seragam bernomor punggung empat (4) ini dibeli jasanya untuk sementara oleh juventus dari bayern munchen dengan harga sebesar tiga juta (3.000.000) euro, atau kurang lebih sekitar empat puluh delapan milyar (48.000.000.000) rupiah indonesia, dengan opsi tambahan untuk membeli jasa medhi benatia secara permanen dengan biaya tambahan tujuh belas juta euro (17.000.000) diakhir musim itu, yang setara dengan dua ratus tujuh puluh dua milyar (272.000.000) rupiah akibat banyaknya penyerang tajam.



Nedhi benatia sendiri berhasil mencatatkan debut alias penampilan perdananya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dengan mengenakan seragam juventus ditanggal dua puluh tujuh (27) bulan agustus tahun dua ribu enam belas (2016), dimana kala itu pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh sembilan sentimeter (189 cm) tersebut berhasil mengantarkan klub barunya memenangkan pertandingan berita bola dunia lanjutan serie a italia melawan lazio dengan skor akhir tipis satu kosong (1 - 0). Lazio sendiri bukanlah sebuah klub yang berkualitas buruk namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa penampilan serta performa mereka baik dikancah domestik italia maupun eropa, seperti liga champions kian tidak konsisten. Meskipun telah diperkuat penyerang muda tajam asal argentina, mauro icardi namun tim berlambangkan burung elang emas itu masih saja menemui jalan buntu sepanjang masa il partenopei.



Pada tanggal sepuluh (10) bulan maret tahun dua ribu tujuh belas (2017) berikutnya, medhi benatia akhirnya mampu menggelontorkan gol pertamanya untuk juventus dipanggung serie a italia. Dalam pertandingan yang digelar distadion juventus kala itu, pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal tujuh belas (17) bulan april tahun seribu sembilan ratus delapan puluh tujuh (1987) silam di courcouronnes, perancis namun berkewarganegaraan maroko yang berposisi sebagai bek tengah ini berhasil mengoyak jala gawang raksasa lain ac milan, serta membawa si nyonya tua alias la vecchia signora mengakhiri laga itu dengan memetik kemenangan atas skor akhir dua satu (2 - 1). Gol yang dicetak oleh medhi benatia kedalam gawang ac milan ini terbukti sangat penting dalam menjaga asa gianluigi buffon dan kawan - kawan untuk mempertahankan gelar juara serie a italia untuk yang kesekian kalinya. Peran medhi benatia sendiri memang diakui oleh banyak penggemar dan juga rekan setimnya sangat berguna serta membantu tim, baik ketika bertahan maupun untuk memecah kebuntuan berita sepak bola indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar