Sepanjang musim sepakbola tahun dua ribu delapan hingga dua ribu sembilan (2008 - 2009) berikutnya, bakary sako mampu ditunjuk sebagai bagian yang sangat penting dan juga sentral untuk chateauroux serta pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal dua puluh enam (26) bulan april tahun seribu sembilan ratus delapan puluh delapan (1988) silam dikota ivry sur seine, perancis namun memiliki kewarganegaraan mali ini mampu membantu klub pertamanya itu untuk menghindari degradasi dan pertandingan penentuannya itu terjadi tepat dihari terakhir berita sepak bola indonesia. Degradasi adalah sebuah hal yang sangat menakutkan bahkan bagi tim semenjana sekalipun, dan disini bakary sako sanggup membuktikan kelihaiannya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau pada posisi gelandang serang dan terkadang juga menjadi sayap. Chateauroux sendiri adalah sebuah klub yang sangat lemah, dan bahkan hingga sekarang mereka tidak pernah terdengar nasib atau kabarnya dan hanya memproduksi pesepakbola muda saja untuk kemudian dibeli oleh tim - tim lain yang lebih besar lagi jelas dan sangat nyata.
Sebelumnya kita telah membahas berbagai macam pemain berita bola dunia, seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Gareth Bale, Neymar Junior, Zlatan Ibrahimovic, Mario Balotelli, Thomas Muller, Gianluigi Buffon, Fernando Torres, Robin van Persie, Romelu Lukaku, Yaya Toure, Shinji Kagawa, Harry Kane, James Rodriguez, Edinson Cavani, Tim Howard, John Obi Mikel, Javier Hernandez "Chicharito", Mario Mandzukic, Patrice Evra, Mohamed Salah, Son Heung Min, Pierre Emerick Aubameyang, Antonio Valencia, Dimitar Berbatov, Riyad Mahrez, Keylor Navas, Christian Eriksen, Robert Lewandowski, Henrikh Mhkitaryan, Aleksandar Kolarov, Omer Toprak, Edin Dzeko, Granit Xhaka, Jan Oblak, Baba Rahman, Marek Hamsik, Medhi Benatia, Gylfi Sigurdsson, Stevan Jovetic, Sadio Mane, Seydou Keita, Wes Morgan, David Alaba, Goran Pandev, Sokratis Papastathopoulos, Victor Wanyama, dan pelatih arsenal arsene wenger serta tiki taka, catenaccio, anti football, total football, gelandang, bek, playmaker alias pengatur serangan, dan kini kita akan membahas mengenai profil seorang bakary sako raksasa liga primer inggris.
Sebelum memperkuat crystal palace sekarang sejak tahun dua ribu lima belas (2015) kemarin, bakary sako sempat mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau bersama dengan chateauroux, saint etienne, wolverhampton wanderers dan juga tim nasional mali. Sebelumnya, punggawa tim nasional mali yang kini mengenakan seragam bernomor punggung dua puluh enam (26) ini sempat menimba ilmu pesepakbolaan bersama dengan akademi muda vitry CA, US ivry, dan juga akademi muda chatereaurox sebelum merapat ke klub seniornya. Selain itu bakary sako juga sempat memperkuat tim nasional perancis usia dibawah dua puluh satu (u-21) selama empat (4) tahun lamanya sebelum akhirnya ia memutuskan untuk memilih kewarganegaraan orangtuanya, mali lantaran kubu perancis sendiri memiliki persaingan internal yang sangat ketat dan juga sudah banyak sekali pemain sepakbola berkualitas yang memadai dimasing - masing posisi berita bola.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar