Semasa masih kecil, antonio valencia membantu penghidupan keluarganya dengan membantu ibunya menjual minum minuman diluar stadion klub lokal berita bola indonesia didaerah lago agrio dan kemudian dirinya akan mencari botol bekas yang sudah kosong untuk kemudian diberikan kepad ayahnya agar bisa dijual ke pengepul diibukota ekuador, quito. Sebagian besar dari pemain sepakbola jaman sekarang ini, terutama bagi mereka yang berasal dari daerah amerika latin memang menjalani masa kecil yang bisa dibilang sangat sengsara karena tidak mendapatkan kualitas hidup yang layak serta pendidikan yang sudah sepantasnya didapatkan oleh anak - anak seusia mereka. Itu jugalah yang mendasari salah satu alasan mengapa banyak anak miskin diamerika selatan yang menjudikan masa depan mereka didunia sepakbola ini agar bisa mencari nafkah dalam jumlah yang sangat besar, dimana hal ini juga bahkan sempat diakui oleh megabintang brasil yang kini memperkuat paris saint germain, neymar junior dimana yang ia inginkan adalah mampu membelikan rumah bagi ibunya yang sangat ia cintai usianya masih agak muda.
Seorang antonio valencia kecil sendiri sering sekali bermain sepakbola dengan tidak mengenakan alas kaki alias cekeran dilapangan yang berada tepat disebelah gubuk dimana dirinya tinggal bersama kedua orang tua serta lima (5) orang saudara laki - laki dan juga seorang saudara perempuan. Inilah salah satu mentalitas yang perlu ditanamkan kepada anak muda jaman sekarang bahwa banyak anak bukan berarti banyak rejeki juga karena tentunya dibutuhkan uang untuk menghidupi putra putri tersebut dan mereka yang mendapatkan pendidikan kurang akan berpikir bahwa dimasa depan mereka akan menggantungkan hidup terhadap keturunan berita bola dan anggapan ini sangatlah salah dimasa sekarang, bisa dilihat diberbagai negara maju yang memiliki tingkat kelahiran sangat rendah seperti misalnya jepang dan juga italia. Tapi jika memang memiliki uang yang banyak maka jumlah anak bukanlah masalah besar keduanya kerap dilanda cedera.
Antonio valencia sendiri ketika itu memulai bermain sepakbola pada posisi gelandang tengah, dan bukan bek sayap kanan seperti sekarang ini ketika mengenakan seragam manchester united dan saat itu, pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh sentimeter (180 cm) tersebut juga hanya mendapatkan upah sebesar lima puluh dolar amerika serikat ($50) dalam sebulannya, atau kurang lebih sekitar enam ratus enam puluh tujuh ribu (660.000) setelah diubah kedalam nilai rupiah indonesia. Nilai ini tentu sangatlah kecil apabila dibandingkan gaji yang diterima oleh antonio valencia sekarang semasa membela the red devils tapi tentunya setiap pesepakbola kelas berita bola dunia harus memulai karirnya dari bawah tanpa terkecuali, apalagi usianya juga ketika itu masih sangat muda. El nacional sendiri memang dikenal sebagai salah satu klub papan atas liga lokal ekuador sana.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar