Akan tetapi larangan bertanding sebagaimana yang telah dijelaskan pada paragraf berita bola indonesia tadi akhirnya dikurangi menjadi delapan (8) bulan saja pada bulan januari tahun dua ribu dua belas (2012) kemarin, dan hal ini berartikan bahwa samuel etoo hanya akan melewatkan empat (4) pertandingan saja ditingkat kompetitif bersama dengan tim nasional negaranya, kamerun. Keputusan untuk meralat skorsing ini terjadi setelah presiden negara kamerun saat itu, paul biya meminta kepada pihak federasi yang terkait untuk memikirkan kembali sanksi kontroversial yang dijatuhkan kepada seorang pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal sepuluh (10) bulan maret tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu (1981) silam dikota douala, kamerun yang berposisi sebagai penyerang itu dan kawan - kawannya lantaran hukuman itu juga tentunya memberikan pengaruh yang sangat besar bagi prestasi kamerun secara keseluruhan dalam mengarungi kompetisi sepakbola ditingkat internasional. Suara seorang presiden memang tidak boleh dianggap main - main dan disini terbukti paul biya sangat berpengaruh ditiap turnamen yang diikuti.
Saat itu bahkan perdana menteri kamerun yang bernama philemon yang harus melakukan sebuah intervensi alias turun tangan akibat kejadian yang agaknya tidak mengenakkan tersebut. Pada akhirnya, samuel etoo sendiri luluh dan setuju untuk turun mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau memperkuat negaranya pada pertandingan leg kedua melawan teluk verde tadi. Sama seperti presiden negara benua afrika ini yang turun tangan pada paragraf sebelumnya, bantuan dari pihak pemerintahan secara langsung seperti yang selanjutnya terjadi ini memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan segalanya berjalan dengan seratus persen (100%). Di negara kita sendiri, pihak pemerintah juga tidak jarang memberikan bantuan namun lantaran adanya intervensi yang berlebihan, fifa selaku organisasi pusat berita bola dunia ini malah menjatuhkan sanksi kepada tim nasional senior indonesia belum lama ini diraihnya dimasa depan nanti.
Pada tanggal dua puluh tiga (23) bulan maret tahun dua ribu tiga belas (2013) berikutnya, samuel etoo berhasil menggelontorkan golnya yang pertama untuk tim nasional kamerun setelah mantan punggawa barcelona, chelsea, serta inter milan tersebut mengalami paceklik alias tidak menyarangkan si kulit bundar bersama negaranya selama enam belas (16) bulan lamanya. Dalam pertandingan babak kualifikasi piala dunia tahun dua ribu empat belas (2014) tersebut, samuel etoo yang menjadi algojo pengambil eksekusi pinalti sukses menjalankan tugasnya ketika memperkuat kamerun yang berhadapan dengan negara lemah togo. Kekeringan gol seperti ini tentu sangat mempengaruhi performa seorang pemain, terutama penyerang dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau mengingat hal tersebut adalah tugas utama mereka, dan apabila dibiarkan berlarut - larut begitu saja maka akan menjadi keterusan berita bola.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar