Jumat, 08 Juni 2018

Tim Besutan Harry Redknapp

Terakhir benoit assou ekotto sendiri memperkuat metz yang juga berlaga di panggung ligue 1 perancis setelah dirinya tidak memperpanjang kontrak berita bola indonesia dengan saint etienne. Sedari tahun dua ribu enam belas hingga dua ribu tujuh belas (2016 - 2017) yang lalu, seorang pemain sepakbola profesional yang lahir di arras, perancis tanggal dua puluh empat (24) bulan maret tahun seribu sembilan ratus delapan puluh empat (1984) silam yang memiliki kewarganegaraan kamerun dan berposisi sebagai bek sayap kiri ini mampu mencatatkan dua puluh (20) penampilan mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau serta lagi - lagi tidak mampu menggelontorkan sebuah gol pun. Catatan penampilan yang sedikit ini juga agaknya perlu dimaklumi mengingat usia benoit assou ekotto yang saat itu sudah tidak lagi muda dan membuat stamina serta kecepatan maupun performa fisiknya secara umum menurun drastis ketimbang ketika ia masih mengenakan seragam tottenham hotspur. Pada akhirnya, ia bisa bangga lantaran mampu mengawali dan menyudahi karirnya didunia sepakbola ditanah perancis paris saint germain berada.


Jadi jika ditotal keseluruhannya antara penampilannya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau ditingkat klub berita bola dunia baik bersama metz, lens, saint etienne, tottenham hotspur, hingga queens park rangers serta kiprahnya bersama dengan tim nasional kamerun, pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus tujuh puluh delapan sentimeter (178 cm) ini sanggup tampil sebanyak tiga ratus sembilan puluh tujuh (397) kali diseluruh kompetisi, serta mampu menggelontorkan lima (5) buah gol sepanjang karirnya. Jumlah gol yang sedikit ini patut dimaklumi mengingat posisinya sebagai bek sayap kiri namun angka penampilannya yang rendah patut disesali lantaran benoit assou ekotto sempat mengalami cedera beberapa kali serta dirinya juga sempat menganggur selama setahun lamanya. Meskipun begitu setidaknya ia bisa mendapatkan nafkah dibidang olahraga yang menguntungkan ini meneror anggota keluarga idolanya.


Gelar terakhir dan juga satu - satunya yang mampu dimenangkan oleh benoit assou ekotto ketika masih memperkuat tottenham hotspur adalah medali juara kedua alias runner up pada pergelaran piala football league dimusim sepakbola tahun dua ribu delapan hingga dua ribu sembilan (2008 - 2009) kemarin. Saat itu dipartai final, tottenham hotspur harus bertemu melawan raksasa manchester united dan keduanya sempat mempertontonkan pertandingan yang sangat menegangkan dimana tidak ada yang mampu memecah kebuntuan hingga wasit harus melanjutkan laga ke babak adu pinalti. Disini the red devils terbukti lebih superior dan berhasil mengalahkan tottenham hotspur dengan skor empat satu (4 - 1). Punggawa the lily whites jamie o'hara dan david bentley gagal menunaikan tugas mereka sebagai eksekutor dimana keempat pemain manchester united berhasil menyarangkan si kulit bundar kedalam gawang tim besutan harry redknapp itu berita bola.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar