Minggu, 01 April 2018

Belum Lancar Berbahasa Inggris

Sebelum pergelaran akbar sepakbola terbesar sejagad, yakni piala dunia tahun dua ribu sepuluh (2010) yang diselenggarakan oleh FIFA selaku federasi persatuan sepakbola seluruh dunia dilakukan di Afrika Selatan, Patrice Evra mengakui bahwa dirinya mendapatkan cemoohan dan juga berbagai ucapan yang bernada rasis dan semuanya dilontarkan kepada dirinya dari para pendukung tim nasional Senegal. Hal tersebut terjadi lantaran Patrice Evra lebih memilih untuk membela Perancis dibandingkan Senegal yang notabene merupakan tempat ia dilahirkan. Tentu saja hal ini sejatinya sama sekali tidak melanggar hukum namun tetap saja para suporter, terutama yang fanatik menganggap keputusannya sebagai sebuah pengkhianatan dan juga mereka mengira bahwa patrice evra tidak menganggap kampung halamannya sendiri sebagai sesuatu yang patut untuk dipertaruhkan. Hal ini sering terjadi terutama dibenua asia dan afrika dan tidak di eropa berita bola indonesia skornya tidak akan memalukan.



Patrice Evra sendiri mengembangkan minatnya dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau sejak usianya masih sangat dini dan dahulu ia sangat terkesima dengan gaya bermain legenda sepakbola dari tanah brasil, romario walaupun patrice evra juga mengakui bahwa dirinya tidak benar - benar mengidolakan sosok romario tersebut. Disamping kelihaiannya dalam bermain berita bola dunia, pemain sepakbola yang pernah mengemban tanggung jawab sebagai kapten tim nasional perancis ini juga memiliki prestsasi yang bagus dibangku sekolah, sesuatu yang bisa dikatakan jarang ditemui dan dimiliki oleh pemain sepakbola terkenal. Baru - baru ini Vincent Kompany, bek tim nasional Belgia dan juga manchester city telah menyelesaikan program kuliahnya dimana ia berhasil mendapatkan titel sarjana dibidang ekonomi, sama seperti robert lewandowski, bomber polandia dan bayern munchen yang juga menganggap bahwa pendidikan itu penting ia tetap saja didepak.



Patrice Evra sendiri mampu berbicara dengan lima bahasa yang berbeda - beda, yakni Perancis yang merupakan bahasa aslinya, lalu Inggris, Italia, Spanyol, dan Portugis. Mungkin keahliannya dalam berbahasa seperti ini disebabkan oleh masa kecilnya yang sering berpindah - pindah dari satu negara ke negara lain lantaran pekerjaan ayahnya sebagai diplomat Senegal yang memaksa dirinya harus beradaptasi dengan lingkungan baru lagi. Walaupun hal tersebut terkesan seperti sebuah efek samping yang negatif, namun ternyata ada juga sisi positif berita bola yang bisa diambil dari sini dan dapat menjadi bekal apabila Patrice Evra berkeinginan untuk melanglangbuana berpindah ke negara lain entah untuk bermain bola ataupun tinggal serta berlibur. Banyak dari pesepakbola yang tidak mengerti bahasa dimana mereka bermain, seperti Sergio Aguero bomber manchester city asal argentina sampai sekarang belum lancar berbahasa inggris.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar