Setelah membahas mengenai rivalitas dan juga persaingan yang dimiliki oleh seorang arsene wenger dengan berbagai pelatih berita bola lain terutama di liga primer inggris seperti jose mourinho dan juga sir alex ferguson hingga ke berbagai sanksi, larangan, serta denda yang ia terima akibat komentar - komentarnya yang terbilang cukup kontroversial dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya, sekarang kita akan beranjak membahas prestasi dan juga pengakuan dari media maupun para suporter arsenal akan sosok arsene wenger ini. Bersama klub yang bermarkas distadion emirates ini, arsene wenger sendiri telah mendapatkan dukungan yang sangat besar dan juga didukung dari jajaran direksi manajemen the gunners yang sejauh ini selalu mampu menunjukkan kepercayaannya kepada seorang pelatih yang dijuluki sang profesor tersebut dan juga visi ditambah rencana jangka panjangnya bagi arsenal walau kerap jarang menjuarai trofi menurun seiringnya bertambah usia.
Kedatangan seorang arsene wenger membebaskan para pemainnya ke arsenal sendiri saat itu menjadi sebuah titik balik perubahan yang terjadi didalam gaya mengolah si kulit bundar arsenal diatas lapangan hijau sebagai satu kesatuan dari yang tadinya dikatakan oleh para pengamat berita bola dunia sebagai gaya bermain yang membosankan menjadi penciptaan kreasi dan juga permainan apik yang sangat menarik. Tentu saja hal ini juga tidak terlepas dari obsesi atau kesukaan seorang arsene wenger terhadap gaya total football yang diusung oleh tim nasional belanda dimana sejatinya tidak ada pemain yang memiliki posisi tetap dan bebas mengambil alih peranan lain kecuali penjaga gawang tentunya. Terbukti strategi pelatih yang sempat menjadi juru taktik rc strasbourg, as monaco, nagoya grampus eight, dan juga mulhouse ini sangat efektif dalam memberikan kejutan terhadap dunia pesepakbolaan inggris saat kedatangannya namun belakangan taktiknya mudah ditebak.
Seorang pengamat sepakbola dari inggris bernama alan hansen mengatakan pada tahun dua ribu empat (2004) kemarin bahwa tim arsenal saat itu merupakan salah satu tim berita bola indonesia yang paling fleksibel, mampu beradaptasi dengan segala kondisi, namun disaat yang bersamaan juga sangat berbahaya sepanjang sejarah dunia pesepakbolaan inggris. Memang kala itu the gunners berisikan deretan pesepakbola mumpuni diberbagai posisi mulai dari sol campbell dan lilian thuram yang menjadi palang pintu pertahanan arsenal, ditambah berbagai gelandang sangar seperti misalnya robert pires dan fredrik ljungberg serta patrick vieira, ditambah lagi ujung tombak mereka yang sangat berbahaya asal perancis, thierry henry yang terkadang dipasangkan dengan jose antonio reyes oleh pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) silam itu. Akan tetapi kebijakan transfer dari seorang arsene wenger ini sendiri juga menjadi bumerang lantaran ia tidak mampu menjamin kemenangan bagi timnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar