Kamis, 25 Januari 2018

Pulang Kembali Keklub Lamanya

Pada tanggal dua (2) bulan september tahun dua ribu lima belas (2015) berikutnya, pihak media berita bola gencar memberitakan sebuah kabar yang mengatakan bahwa seorang dimitar berbatov telah menandatangani kontrak berdurasi selama satu (1) tahun lamanya dengan klub yang berbasis di yunani bernama PAOK. Dari sini sudah bisa dilihat bahwa masa depan mantan kapten serta punggawa tim nasional bulgaria tersebut sudah tidak lagi cerah lantaran tidak banyak tim yang mau membeli pesepakbola yang sudah "dibuang" ke liga yang tidak relevan ditambah usianya yang sudah cukup tua. Pengecualian tentunya tetap ada, seperti misalnya gelandang box-to-box asal brasil yang diboyong oleh barcelona dari guangzhou evergrande di cina, paulinho. Paulinho sendiri meskipun kerap menggelontorkan gol yang bersifat keberuntungan namun sering menampilkan performa yang tidak buruk dan memiliki pundi - pundi gol lebih banyak daripada cristiano ronaldo sekarang ini harus menjalankan peran lain.



Pemilik dari klub PAOK asal yunani tersebut yakni ivan savvidis sempat menyatakan bahwa pihaknya telah mencoba berulang kali untuk membawa seorang dimitar berbatov bergabung dengan PAOK itu untuk tiga (3) tahun lamanya dan pada akhirnya ivan savvidis berhasil meyakinkan pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh sembilan sentimeter (189 cm) tersebut untuk bergabung dengan mereka. Akan tetapi karir dari seorang dimitar berbatov tidak bertahan lama bersama PAOK lantaran ditanggal sepuluh (10) bulan juni tahun dua ribu enam belas (2016) alias semusim berselang, dimitar berbatov langsung dilepas entah atas alasan apa. Mungkin saja memang usianya yang sudah sangat tua dibarengi dengan performa dimitar berbatov dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau yang sudah semakin menurun menjadi faktor utama, dan jika pesepakbola sudah tua maka mereka akan bermain untuk uang berita bola dunia saja bukan prestasi tidak bisa selalu menang.



Selanjutnya memasuki bulan mei tahun dua ribu enam belas (2016) berikutnya, pihak media berita sepak bola indonesia kemudian menyatakan bahwa seorang dimitar berbatov akan pulang kembali keklub lamanya, manchester united untuk bermain satu (1) kali distadion old trafford guna menjalani pertandingan amal bertajuk soccer aid, sebuah laga amal yang diselenggarakan oleh UNICEF alias organisasi yang bergerak dibidang anak - anak dan dikepalai oleh persatuan bangsa - bangsa. Disini pemain sepakbola yang lahir di blagoevgrad, bulgaria tanggal tiga puluh (30) bulan januari tahun seribu sembilan ratus delapan puluh satu (1981) silam tersebut bermain bersama mantan punggawa the red devils lainnya seperti jaap stam, robbie fowler, serta jamie carragher dan dimitar berbatov mampu menggelontorkan brace alias cetakan sepasang gol meskipun pada akhirnya legenda manchester united tersebut harus bertekuk lutut dihadapan lawan mereka tim nasional inggris dengan skor akhir tiga dua (3 - 2).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar