Pada tanggal sebelas (11) bulan mei tahun dua ribu empat belas (2014) berikutnya aleksandar kolarov berhasil membantu manchester city memenangkan trofi juara liga primer inggris mereka untuk yang kedua kalinya setelah berhasil tampil mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau membela klub berita bola indonesia yang bermarkas distadion etihad tersebut sebanyak tiga puluh (30) kali diliga domestik, serta empat puluh empat (44) kali diseluruh kompetisi. Capaian ini sangatlah bagus mengingat persaingan antarpemain yang tinggi dikubu internal manchester city, dimana kita semua tahu bahwa mereka memiliki segelontor pesepakbola berbakat, termasuk diantaranya pemain sepakbola profesional yang lahir di belgrade, SFR yugoslavia tanggal sepuluh (10) bulan november tahun seribu sembilan ratus delapan puluh lima (1985) silam serta mengisi posisi sebagai bek tengah dan bek sayap ini. Peranan dari aleksandar kolarov sendiri dinilai lebih tinggi nilainya lantaran ia juga tidak jarang mampu memecah kebuntuan pertandingan dengan menggelontorkan gol disaat yang tidak terduga untuk mantan klubnya itu.
Akan tetapi aleksandar kolarov sendiri harus meninggalkan manchester city meskipun kontraknya masih menyisakan waktu setahun lagi dan pada tanggal dua puluh dua (22) bulan juli tahun dua ribu tujuh belas (2017) kemarin, raksasa serie a italia as roma mengkonfirmasikan kabar berita bola dunia bahwa klub yang sempat diperkuat oleh fransesco totti itu telah memboyong pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh tujuh sentimeter (187 cm) ini dari manchester city, dengan sebuah kontrak berdurasi tiga (3) musim lamanya. Selain itu, aleksandar kolarov juga dikabarkan memiliki bandrol harga sebesar lima juta (5.000.000) euro, atau kurang lebih sekitar delapan puluh milyar (80.000.000.000) setelah diubah kedalam nilai rupiah indonesia. Angka ini pantas disematkan kepadanya lantaran meskipun dirinya kerap menyumbangkan gol, namun faktor usia juga ikut dihitung disini pergelaran liga primer armenia.
Aleksandar kolarov juga sempat memperkuat tim nasional negaranya serbia pada pergelaran piala dunia tahun dua ribu sepuluh (2010) silam yang digelar oleh FIFA selaku federasi sepakbola yang mengepalai seluruh organisasi berita bola didunia di afrika selatan, dan punggawa as roma yang sempat mengenakan seragam manchester city serta lazio ini juga memiliki peranan yang besar bagi negaranya tersebut pada babak kualifikasi piala eropa tahun dua ribu dua belas (2012) dan juga banyak sekali pertandingan persahabatan tingkat internasional lain yang dimainkan oleh serbia. Serbia sendiri merupakan negara yang kekuatan sepakbolanya tidaklah besar dan mereka bahkan cenderung mengalami kesulitan untuk mengkualifikasikan diri keberbagai kompetisi besar seperti piala euro namun hal ini tidak menyurutkan semangat seorang aleksandar kolarov dalam mengasah kemampuannya bermain bola.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar