Rabu, 31 Januari 2018

Dari Ajax Amsterdam Dahulu

Christian eriksen juga sanggup memenangkan penghargaan sebagai talenta usia dibawah tujuh belas tahun (u-17) terbaik didenmark pada tahun dua ribu delapan (2008) silam, dan kemudian memenangkan penghargaan berita bola serupa ditahun dua ribu sepuluh serta dua ribu sebelas (2010 - 2011) setelah menancapkan dirinya sebagai pemain sepakbola yang mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau tingkat profesional bersama ajax amsterdam kala itu. Yang lebih mencengangkannya lagi, pengakuan yang satu ini tidak hanya diperuntukkan para pesepakbola saja melainkan semua orang dari negara skandinavia tersebut yang memang menunjukkan bakat serta memiliki masa depan cerah dan seorang christian eriksen juga sanggup menghidupkan kembali harapan serta ekspektasi rakyat denmark yang belakangan ini performa serta prestasinya didunia sepakbola semakin merosot, berbanding jauh dimasa lampau ketika masih diperkuat laudrup bersaudara bersama tim nasional denmark.



Selanjutnya christian eriksen juga sanggup memenangkan penghargaan sebagai pemain sepakbola terbaik yang berlaga didaratan belanda ditahun dua ribu sebelas (2011) dimana kala itu nama trofi berita bola dunia tersebut masih bernama trofi johan cruyff. Setahun berselang, pemain sepakbola yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh dua sentimeter (182 cm) ini hampir saja memenangkannya lagi andai punggawa belanda adam maher tidak menyabet kehormatan tersebut. Meskipun christian eriksen gagal mendulang trofi yang sama untuk kedua kalinya, namun disini dirinya juga mendapatkan peringkat ketiga sebagai pesepakbola terhebat dinegara kincir angin tersebut. Kedua trofi tersebut dimenangkan olehnya ketika dirinya masih mengenakan seragam ajax amsterdam dibelanda dan meskipun usianya masih sangat muda namun ia bisa memantapkan namanya sebagai salah satu figur yang sempat memiliki peran penting disana semangat juang serta moral.



Tidak lama berselang ketika masih membela ajax amsterdam dan setelah kepindahannya ke tottenham hotspur, christian eriksen berhasil menggondol penghargaan berita bola indonesia sebagai pemain sepakbola terbaik denmark sebanyak empat kali (4), ditahun 2013, 2014, 2015, dan yang teranyar 2017 kemarin. Saat itu christian eriksen hampir saja memenangkannya sebanyak lima (5) kali beruntun andai saja kasper schmeichel tidak mampu menampilkan performa menghalau si kulit bundar dibawah mistar gawang leicester city dan membawa klub berjuluk the foxes itu merengkuh trofi juara liga primer inggris ditahun 2016. Meskipun begitu tetap saja bakat serta kontribusi yang telah disumbangkan oleh pemain sepakbola yang lahir di middelfart, denmark tanggal empat belas (14) bulan februari tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh dua (1992) silam dan bertepatan dengan hari valentine ini bagi tottenham hotspur sangatlah besar dan sayangnya skuad asuhan mauricio pochettino tersebut belum bisa memenangkan trofi yang berarti sejak kedatangan christian eriksen dari ajax amsterdam dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar