Minggu, 27 Mei 2018

Dapat Mengancam Masa Depan

Patrice Evra sendiri mampu berbicara dengan lima bahasa yang berbeda - beda, yakni Perancis yang merupakan bahasa aslinya, lalu Inggris, Italia, Spanyol, dan Portugis. Mungkin keahliannya dalam berbahasa seperti ini disebabkan oleh masa kecilnya yang sering berpindah - pindah dari satu negara ke negara lain lantaran pekerjaan ayahnya sebagai diplomat Senegal yang memaksa dirinya harus beradaptasi dengan lingkungan baru lagi. Walaupun hal tersebut terkesan seperti sebuah efek samping yang negatif, namun ternyata ada juga sisi positif berita bola yang bisa diambil dari sini dan dapat menjadi bekal apabila Patrice Evra berkeinginan untuk melanglangbuana berpindah ke negara lain entah untuk bermain bola ataupun tinggal serta berlibur. Banyak dari pesepakbola yang tidak mengerti bahasa dimana mereka bermain, seperti Sergio Aguero bomber manchester city asal argentina sampai sekarang belum lancar berbahasa inggris dapat mengancam masa depan.


Fakta unik lain mengenai seorang patrice evra ialah pemain sepakbola yang sempat membela juventus, manchester united, serta marseille ini memiliki alergi yang berlebih terhadap telur dan kondisi berita bola dunia  yang agak aneh tersebut sebelumnya tidak ia ketahui sebelum dirinya menjalani pemeriksaan kesehatan bersama dengan tim medis la vecchia signora alias si nyonya tua, julukan raksasa serie a italia juventus. Alergi sendiri memang menjadi sebuah momok yang cukup menyulitkan bagi pemain sepakbola karena tentu saja hal seperti ini dapat memberikan efek yang nyata terhadap performa seorang pemain ketika dirinya mencoba mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau, ditambah lagi tidak adanya obat yang benar - benar seratus persen (100%) mujarab dalam menghilangkan alergi. Tapi apabila seorang patrice evra yang alergi terhadap telur bisa berkarir sehebat ini, mengapa orang lain tidak bisa ia menggunakan kaki kiri?


Berikutnya, Patrice Evra juga memiliki seorang istri yang bernama Sandra dan bersama dengan Sandra, mereka dikaruniai dua (2) orang anak, satu laki - laki bernama Lenny dan satu lagi seorang putri bernama Maona. Para pemain sepakbola memang banyak yang menikah muda, ketika usia mereka masih dibawah dua puluh lima (25) tahun dimana saat itu mereka sedang merasakan titik puncak dari kehidupan. Namun hal ini memang didorong oleh staf kepelatihan berita sepak bola indonesia agar mereka menjadi sosok yang bertanggung jawab dikehidupan masing - masing dan tidak menghambur - hamburkan uang untuk keperluan yang tidak perlu layaknya Ronaldinho yang karirnya hancur berkeping - keping akibat terlalu sering dugem alias clubbing ketika ia masih memperkuat barcelona. Inilah salah satu pelajaran yang harus kita petik dari pemain sepakbola bahwa jangan melakukan sesuatu yang dapat mengancam masa depan kita dan anak untuk para anak didiknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar