Lalu ditanggal empat belas (14) bulan agustus tahun dua ribu lima belas (2015) berikutnya, medhi benatia lagi - lagi mampu menyumbangkan gol bagi bayern munchen melalui sundulan kerasnya setelah menerima umpan yang dilepaskan oleh mantan punggawa real madrid asal spanyol, xabi alonso melalui tendangan bebas. Gol itu juga menjadi gol pertama dari pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal tujuh belas (17) bulan april tahun seribu sembilan ratus delapan puluh tujuh (1987) silam di courcouronnes, perancis namun berkewarganegaraan maroko yang berposisi sebagai bek tengah ini untuk bayern munchen dimusim bundesliga tahun 2015 hingga 2016 kala itu sekaligus mengantarkan klub berita bola indonesia yang berjuluk fc hollywood tersebut menghancurkan lawannya, hamburger sv dengan skor akhir lima kosong (5 - 0). Hamburger sv sendiri bukanlah sebuah tim yang kuat, namun setidaknya medhi benatia juga mampu menunjukkan kualitas atau kelebihannya yang lain yakni memanfaatkan postur tinggi badannya untuk membawa keuntungan bagi timnya sendiri.
Nedhi benatia sendiri berhasil mencatatkan debut alias penampilan perdananya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dengan mengenakan seragam juventus ditanggal dua puluh tujuh (27) bulan agustus tahun dua ribu enam belas (2016), dimana kala itu pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh sembilan sentimeter (189 cm) tersebut berhasil mengantarkan klub barunya memenangkan pertandingan sosok pengganti berita bola dunia lanjutan serie a italia melawan lazio dengan skor akhir tipis satu kosong (1 - 0). Lazio sendiri bukanlah sebuah klub yang berkualitas buruk namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa penampilan serta performa mereka baik dikancah domestik italia maupun eropa, seperti liga champions kian tidak konsisten. Meskipun telah diperkuat penyerang muda tajam asal argentina, mauro icardi namun tim berlambangkan burung elang emas itu masih saja menemui jalan buntu terkenal haus akan gol.
Pada tanggal dua belas (12) bulan mei tahun dua ribu tujuh belas (2017), pihak juventus kemudian memutuskan untuk memboyong seorang medhi benatia secara permanen dari klub berita bola raksasa bundesliga jerman dan dunia yang kala itu masih menaunginya, bayern munchen dan bersama la vecchia signora atau si nyonya tua, medhi benatia sendiri memiliki kontrak hingga tahun dua ribu dua puluh (2020) mendatang. Keputusan juventus untuk mengontrak punggawa tim nasional maroko yang mengenakan nomor punggung empat (4) ini sendiri bukanlah tidak berdasar lantaran medhi benatia sendiri kerap tampil mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dengan sangat mengesankan, baik ketika melapisi dinding pertahanan didepan gianluigi buffon sang penjaga gawang berusia gaek maupun membantu timnya memecah kebuntuan dengan mencetak gol, terutama dengan memanfaatkan postur fisiknya yang cukup tinggi.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar