Jumat, 25 Mei 2018

Untuk Para Anak Didiknya

Memasuki tanggal tiga belas (13) bulan maret tahun dua ribu empat belas (2014) dalam pertengahan babak pertama berita sepak bola indonesia ketika valencia CF berhadapan melawan tuan rumah PFC ludogorets razgrad dalam lanjutan liga eropa yang memiliki satu tingkat dibawah liga champions, seydou keita terpaksa harus diusir oleh wasit keluar lapangan hijau dan tidak lagi bisa mengolah si kulit bundar lantaran pemain sepakbola profesional yang lahir tanggal enam belas (16) bulan januari tahun seribu sembilan ratus delapan puluh (1980) silam di bamako, mali dan mengisi posisi gelandang tengah itu terbukti melanggar roman bezjak, punggawa lawan. Pelanggaran yang dilakukan oleh seydou keita sendiri berbuah tendangan pinalti untuk kubu pfc ludogorets razgrad namun pada akhirnya, klub berjuluk los che itu mampu memenangkan pertandingan dengan skor akhir tiga kosong (3 - 0) dengan agregat akhir yang lebih besar lagi, empat kosong (4 - 0) meskipun mereka tidak diperkuat oleh sosok seydou keita yang saat itu tengah menjalani masa skorsing akibat kartu merah tadi semakin meningkatkan nilai jualnya.


Pada musim berita bola berikutnya yakni ditahun dua ribu sepuluh hingga dua ribu sebelas (2010 - 2011), seydou keita mampu mencatatkan penampilan mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau yang terbanyak, lebih banyak dibandingkan pemain cadangan lainnya dan ditanggal tiga puluh satu (31) bulan agustus ketika punggawa tim nasional mali yang sempat memperkuat as roma dan marseille ini berusia tepat tiga puluh satu (31) tahun, seydou keita menandatangani perpanjangan kontrak dengan pihak manajemen barcelona yang membuat dirinya tetap bertahan di camp nou hingga tahun dua ribu empat belas (2014) berikutnya. Pemberian perpanjangan seperti ini sendiri juga sebagai sebuah bentuk rasa percaya pihak tim kepada seydou keita yang berhasil membawa barcelona memenangkan treble alias raihan tiga (3) gelar bergengsi dalam semusim sebelumnya yang pertama kali mampu dimenangkan oleh sebuah klub eropa sadio mane ketika itu.


Pada babak final liga champions eropa dimusim sepakbola tahun dua ribu delapan hingga dua ribu sembilan (2008 - 2009) kala itu, seydou keita sempat diturunkan oleh pelatih josep pep guardiola untuk membela barcelona namun pemain sepakbola profesional yang memiliki tinggi badan seratus delapan puluh tiga sentimeter (183 cm) ini hanya bermain selama dua puluh menit (20) saja menggantikan rekan setimnya thierry henry. Pada akhirnya, barcelona sendiri keluar sebagai juara dengan mengalahkan manchester city dan didalam laga yang sangat menguras emosi tersebut, lionel messi yang masih muda mampu menunjukkan kelihaiannya mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau disokong dengan gelandang kelas dunia macam ronaldinho, xavi hernandez, dan juga andres iniesta sehingga josep pep guardiola sendiri tidak perlu repot - repot menyusun strategi berita bola dunia yang pas untuk para anak didiknya tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar